Menjadi ahli layanan kesehatan masyarakat adalah pilihan karier yang mulia. Profesi ini tidak hanya mengharuskan seseorang untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang kesehatan, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Menurut Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, seorang pakar kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia, menjadi ahli layanan kesehatan masyarakat adalah sebuah panggilan jiwa. “Anda tidak hanya bekerja untuk diri sendiri, tetapi juga untuk membantu orang lain dalam menjaga kesehatan mereka. Itulah yang membuat profesi ini begitu mulia,” ujarnya.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kebutuhan akan ahli layanan kesehatan masyarakat semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Hal ini menunjukkan bahwa profesi ini memiliki prospek yang cerah di masa depan.
Selain itu, menjadi ahli layanan kesehatan masyarakat juga memberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat secara luas. Dr. Yayuk Kusumawati, seorang dokter spesialis kesehatan masyarakat, menyatakan bahwa “dengan menjadi ahli layanan kesehatan masyarakat, kita dapat memberikan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat sehingga mereka dapat hidup lebih sehat dan produktif.”
Tentu saja, untuk menjadi ahli layanan kesehatan masyarakat diperlukan pendidikan dan pelatihan yang memadai. Menurut Prof. Dr. Ratna Djuwita, seorang ahli kesehatan masyarakat dari Universitas Gadjah Mada, “keahlian dalam bidang epidemiologi, biostatistik, dan manajemen kesehatan sangat diperlukan bagi seorang ahli layanan kesehatan masyarakat.”
Dengan demikian, menjadi ahli layanan kesehatan masyarakat bukanlah pilihan karier yang mudah, namun dapat memberikan kepuasan yang mendalam bagi mereka yang memilihnya. Sebagaimana yang dikatakan oleh Dr. Soekidjo Nangkoesoema, seorang pakar kesehatan masyarakat Indonesia, “profesi ini tidak hanya membutuhkan keahlian teknis, tetapi juga kepedulian yang tulus terhadap kesejahteraan masyarakat. Itulah yang membuatnya begitu mulia.”